Menanti Payung Terbuka di Masjid Agung Jawa Tengah
MAJT saat malam hari GerakLangkahKaki, Semarang- “Kapan payung listrik raksasa ini terbuka?” Begitu tanyaku saat berada di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Desa Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Rabu malam, selepas isya, sekira pukul 19.30 WIB. Usai berkeliling sebagian dari area masjid dengan luas lahan 10 hektare ini, aku duduk berselonjor kaki di bawah payung hidrolis raksasa berwarna putih dengan kombinasi garis-garis warna hitam. Cukup lelah rasanya berjalan melihat bagian-bagian bangunan Masjid Agung Jawa Tengah. Untuk menuju ke lokasi Plaza Masjid atau tempat di mana enam payung elektrik ini saja butuh kurang lebih 3-5 menit jalan kaki dari ujung jalan masuk yang ada di Jalan Gajah Raya. Meski belum terlalu malam, halaman depan masjid tidak terlalu terang. Beruntung ada pendaran cahaya lampu di sekitar kubah masjid dan dua sorot lampu dekat payung elektrik yang cukup membantu memperjelas penglihatan bentuk bangunan, ditambah dengan terangnya langi...