Wedang Ronde dan Ayam Betutu di Malioboro
Semangkuk wedang ronde (foto: geraklangkahkaki) Geraklangkahkaki, Jogja- Aroma wangi parfum berbagai merek dan keringat manusia bercampur baur di dinginnya udara yang ber embus di kawasan Jalan Malioboro. Malam itu, ratusan, bahkan mungkin ribuan orang berdesakan di jalan yang terkenal dengan para pedagang kaki lima dan aneka penjual kuliner khas Jogja. Ramai dan penuh sesak. Tua muda, perempuan laki-laki, dari nusantara hingga mancanegara. Aku termasuk di antara orang-orang yang berjubelan di salah satu jalan yang jadi ikon ‘Kota Pelajar' tersebut. Kawasan Malioboro memang selalu ramai. Tapi, sepertinya tak seperti hari ini. Yaa, itu menurut pandanganku saat itu. Mengapa? Karena bertepatan dengan sabtu malam minggu, dan libur panjang. Pantas saja. Banyak muda mudi yang mendominasi objek wisata ini. Suasana Jalan Malioboro Sudah dua kali kususuri Jalan Malioboro. Capek juga rasanya menyusuri jalan ini, berdesakan bersama pengunjung lainnya. Sesekal...