Kue Apem 500 Rupiah Buatan Nenek Suratini
Nenek Suratini tengah membalik apem Geraklangkahkaki, Jogja- Namanya Suratini, penjual kue tradisional apem di trotoar Jalan R. E. Martadinata, Yogyakarta. Pekerjaan ini dilakoninya sudah puluhan tahun. Kurang lebih 20 tahun lamanya. Sebelum berjualan di trotoar, perempuan yang usianya sekira 75 tahunan ini berdagang di Pasar Serangan, tak jauh dari tempatnya jualannya saat ini. “Setelah ada penertiban, saya jualan di sini,” tuturnya dengan bahasa Jawa. Tangan nenek Suratini menuangkan adonan Usia tua tak menyurutkan semangatnya bekerja mencari nafkah. Berbekal peralatan sederhana, janda Budi Suprayitno ini, terus menekuni profesinya yang telah lama dijalani. Kue apem buatannya dihargai Rp500 per biji. Apem dicetak dengan loyang besi berbentuk bulat-bulat kecil, di atas bara arang. Sembari duduk bersimpuh, dengan telaten, loyang cetakan apem ia tuangi adonan apem, dan membaliknya satu per satu kala sisi lainnya sudah matang. Sebelum dituangi adonan, l o...